Halo, saya Gilang. đź‘‹
Dari Software Engineer menjadi The Pi Human.

Gilang R. Aprianto

Dua hal yang membentuk masa kecil saya: buku dan komputer.


Buku membuka pikiran saya. Komputer mengajarkan saya logika. Saya pun akhirnya menjadi Software Engineer. Bertahun-tahun, saya berpikir teknologi adalah hal terpenting dalam hidup saya.


Lalu saya jadi ayah dari dua balita.


Semuanya berubah.


Saya mulai bertanya hal-hal yang belum pernah saya tanyakan. Apa yang kelak akan anak-anak saya hadapi di dunia penuh AI—dan robot? Bagaimana mereka tetap manusia di dunia yang dijalankan mesin? Dan saya sendiri—bagaimana saya membangun karir yang tahan lama dan bermakna?


Saya jadi eksperimen saya sendiri. Kelinci percobaan saya sendiri.


Apa pun yang saya pelajari—baik yang berhasil, maupun yang gagal—semoga jadi petunjuk untuk anak-anak saya.


Dari sana lahir The Pi Human—Manusia Pi. Cara untuk tetap manusia di dunia yang berubah cepat. Ini tentang membangun hal-hal yang tidak bisa ditiru mesin: kesabaran, kedalaman, kehadiran dan kesadaran penuh, serta hubungan yang nyata.


The Pi Human bukan cuma sekedar ide dan panduan. Ini sesuatu yang saya coba perbaiki dan praktikkan setiap hari.


Suatu hari, istri saya memberi saya anggreknya untuk dirawat. Saya software engineer—saya paham komputer, bukan tanaman. Saya harus mulai dari nol. Mengamatinya. Belajar ritmenya. Menunggu sampai mekar—sembari mengumpulkan daun kering.


Anggrek itu mengajarkan saya sesuatu.


Saya pun juga menghidupkan kembali ruang baca kecil kami. Mengisinya dengan buku. Tempat untuk melambat dan berpikir.


Hal-hal sederhana ini—merawat anggrek, mengompos daun, membaca buku, dan melakukan semuanya bersama dua anak saya—jadi latihan saya.


Mereka semua mengajarkan sesuatu yang penting. Dari kesederhanaan. Dari fokus pada yang benar-benar penting.


Sekarang saya sedang menulis seri The Pi Human Journey. Buku Pertama judulnya From 0 to Pi—Dari 0 Menjadi Pi: Desain Keahlian Untuk Karir Yang Bertahan Lama dan Bermakna.


Oh iya, kalau kawan-kawan juga bertanya-tanya bagaimana tetap membumi saat AI ada di mana-mana, mari ngobrol. Atau kalau kawan-kawan mau diskusi tentang teknologi yang berpusat pada manusia, buku, atau memulai praktik analog sendiri—saya senang terhubung dengan kalian.


Mari!




Connect with Gilang (@gizipp)

Stay connected, get the latest insights and writing, and join the community.